TIP MEMBUAT SIKU PADA BANGUNAN

Tips membuat siku suatu bangunan – Membuat siku bangunan merupakan salah satu parameter fundamentaly untuk mempersiapkan pekerjaan yang matang, sehingga terciptalah pengukuran yang tepat dan akurat dalam mencapai tujuan akhir, yakni membuat siku suatu bangunan dengan baik agar sebuah kontruksi atau bangunan dapat dinilai dari segi arsitektur maupun penempatan furniture.

Oleh karenanya, pembuatan siku pada suatu bangunan harus membentuk siku pada setiap pertemuan lainnya. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menghindari penempatan furniture material yang tidak pas saat pemasangan berbagai bahan bangunan. Meskipun mungkin terkesan sederhana, akan tetapi ilmu tentang kesikuan ini sangat mempengaruhi keindahan, kekuatan, dan biaya bangunan.

Tips Membuat Siku Suatu Bangunan

Kemajuan teknologi saat ini tentu mempengaruhi segala aspek kehidupan dari berbagai sisi. Salah satunya pada pembuatan siku suatu bangunan. Di zaman yang serba mudah ini, menjadikan pembuatan sudut siku bangunan merupakan hal yang sangat mudah dipelajari karena siapa pun bisa mempelajarinya dengan mengikuti berbagai tips apa saja yang harus dikerjakan untuk mendapatkan hasil konstruksi yang sesuai dengan ekspektasi yang tinggi. Oleh karena itu, berikut di bawah ini adalah tips membuat siku suatu bangunan yang kokoh dari dalam dan estetik dari luar.

1. Menggunakan teorema theodolit

Teorema Theodolit merupakan teori konstruksi yang secara luas mempelajari ilmu perihal pengukuran tanah secara mendalam. Teori ini seringkali dilakukan oleh para surveyor dengan menggunakan alat theodolit, sehingga nantinya dapat dipasang jumlah sudut siku yang diinginkan.

Cara pengaplikasiannya pun sangat mudah dan dijamin tidak membutuhkan waktu lama bagi mereka yang baru mempelajari teorema Theodolit ini. Berikut cara lebih lengkapnya di bawah ini:

•Langkah pertama, lakukan setting alat theodolit terlebih dahulu di atas titik yang telah dibuat.

• Langkah kedua, apabila Anda akan mencipta garis bersiku, maka theodolit akan diarahkan pada titik acuan.

• Langkah ketiga, kuncilah titik tujuan dan pastikan pada bagian sudut layar theodolit telah 0d0’0″.

• Langkah keempat, putarlah teropong tersebut hingga 90d ke kanan.

•Terakhir, sebagai tanda selesai maka surveyor harus memberi tanda menggunakan sipat.

2. Menggunakan teorema phytagoras

Tips lainnya bisa dicoba dengan menggunakan teorema segitiga phytagoras. Sebuah ilmu sederhana yang diajarkan sedari duduk di bangku SMP ini sangat berperan penting dalam pembuatan sudut siku pada suatu bangunan.

Jika diibaratkan, maka segitiga yang memiliki perbandingan sisi-sisi 3:4:5 adalah solusi telat yang sangat sederhana untuk membentuk siku suatu bangunan. Sebagai contoh sederhana terletak pada pembuatan ruangan dengan dinding yang berbentuk segi empat. Namun, sebelum membuat dinding, tukang akan membuatu marking garis di lantai kosong terlebih dahulu. Setelah itu, maka action selanjutnya adalah dengan perbandingan segitiga phytagoras di bawah ini:

• Tentukanlah satu titik yang akan ditetapkan sebagai salah satu sudut siku-siku, misal pada titik A. Lalu, pasang patok pada titik tersebut.

• Setelah memasang patok, dari titik tersebut cobalah untuk mengukur masing-masing sisi segitiga yang panjangnya sesuai dengan syarat dan ketentuan Dalil Pythagoras, misalnya mengambil pola angka 60-80-100 centimeter.

• Langkah selanjutnya, tariklah benang dari titik A ke titik B hingga panjang sisi penyiku AB = 60 cm, lalu pasanglah patok B. Setelah dirasa tepat, kemudian tariklah benang dari titik A ke titik C hingga panjang sisi penyiku AC = 80 cm, lalu pasang patok C.

• Lalu, tarik benang dari patok B menuju ke patok C dan hitunglah jumlah panjangnya. Jika sisi miring BC tersebut memiliki panjang 100 cm, itu artinya sudut A sudah siku-siku 90˚. Namun sebaliknya, jika panjang BC tidak tepat 100 cm, berarti sudut A belum mencapai sudut siku-siku. Maka lakukanlah pergeseran patok B dan/atau C sedemikian rupa sehingga tercapai pola angka tepat 60-80-100 (AB=60 cm, AC= 80 cm, dan BC=100 cm).

• Langkah terakhir, dengan adanya sudut siku-siku A dan dua sisi penyiku sebagai patokan, tentukanlah titik-titik lain yang terdapat pada bouwplank dan titik-titik pas bangunan sesuai denah. Gunakanlah Dalil Pythagoras yang benar untuk mengecek sudut siku-siku pada bagian-bagian lain.
Teorema segitiga phytagoras ini tidak hanya sekadar teori yang tidak mendasar, sebab pada kenyataannya konstruksi dengan proyek gedung-gedung tinggi tidak akan tercipta tanpa melibatkan teorema phytagoras di dalamnya.

3. Cara manual dengan menggunakan alat bantu

Di era yang serba modern ini tidak sedikit para tukang yang masih menggunakan cara manual untuk membentuk siku suatu bangunan. Cara manual itu dilakukan dengan memanfaatkan alat-alat seperti penggaris siku, meteran, patok, benang, kamu, spidol, atau membuat sendiri alat pengukur siku dengan menggunakan balok kayu yang telah dirangkai sebelumnya.

Meskipun manual, akan tetapi cara ini cukup ampuh untuk dijadikan sebagai tips membuat siku suatu bangunan dengan tingkat ketahanan yang terjamin dan kokoh. Sebab pada kenyataannya masih banyak bangunan sekelas rumah mewah yang menggunakan cara ketiga ini.

Demikianlah beberapa tips membuat siku suatu bangunan berbentuk rumah maupun konstruksi berupa gedung-gedung tinggi. Perlu diketahui, sejauh ini ketiga tips di atas masih terbukti dan ampuh dalam membangun sebuah bangunan yang kokoh dengan ketahanan paling terjamin.

selamat mencoba semoga bermanfaat

TIP MEMBUAT SIKU PADA BANGUNAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas